Pasar Klewer, Solo
Pasar Klewer merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang cukup terkenal di Solo, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Pasar yang letaknya bersebelahan dengan Keraton Surakarta ini merupakan pusat perbelanjaan kain batik terlengkap, sehingga menjadi tempat rujukan kulakan para pedagang, baik dari Yogyakarta, Surabaya, Semarang, dan kota-kota lain di pulau Jawa. Selain itu, kain batik di pasar ini juga terkenal dengan harganya yang murah jika dibandingkan dengan pusat perbelanjaan di kota-kota lain di Indonesia. Pasar yang dibangun pada tahun 1970 ini, terdiri dari dua lantai yang cukup luas. Pasar ini menampung sejumlah 1.467 pedagang dengan jumlah kios sekitar 2.064 unit.
Menurut cerita masyarakat setempat, pada zaman pendudukan Jepang di Indonesia, kawasan ini merupakan tempat pemberhentian kereta api, yang juga digunakan sebagaiĀ tempat jualan para pedagang pribumi. Karena dijadikan sebagai tempat jualan itulah kemudian terkenal dengan sebutan Pasar Slompretan. Kata slompretan diambil dari suara kereta api ketika akan berangkat yang mirip dengan tiupan terompet (slompret). Pasar Slompretan ini merupakan tempat para pedagang kecil yang menawarkan barang dagangan berupa kain batik yang ditaruh pada pundaknya sehingga tampak berkeleweran jika dilihat dari kejauhan. Dari barang dagangan (kain batik) yang berkeleweran inilah kemudian pasar ini terkenal dengan nama Pasar Klewer hingga sekarang.
Sentra grosir kain batik ini menyediakan berbagai macam motif dan jenis batik, di antaranya batik tulis motif Solo, batik cap (print), dan motif-motif batik lainnya. Ada juga berbagai jenis batik Surakarta, seperti batik asli Surakarta, batik antik kraton Surakarta, batik pantai kraton Surakarta, daster batik Surakarta, batik saerah Surakarta, batik putri Solo, batik "kelelawar" Surakarta, dan lain-lain. Selain itu, terdapat juga berbagai macam jenis batik Yogyakarta, Pekalongan, Banyumas, Madura, Betawi, dan berbagai jenis batik dari kota-kota lainnya. Di pasar ini juga menyediakan kain batik untuk baju, sprei, sarung bantal, dan segala aksesoris-aksesoris lain yang berbau batik.
Selain terkenal dengan pusatnya batik, pasar yang di dalamnya terdapat 2.064 unit kios ini juga menyediakan aneka macam barang-barang kebutuhan lainnya, di antaranya pakaian non batik, makanan, kerajinan, pernak-pernik, barang-barang elektronik, emas, peralatan dapur, dan masih banyak lagi. Selain itu, terdapat juga kerajinan-kerajinan khas masyarakat Solo yang berkualitas ekspor, di antaranya cermin kayu ukir, kaca ukir, dan berbagai macam suvenir yang berbahan dasar kaca.
Menurut cerita masyarakat setempat, pada zaman pendudukan Jepang di Indonesia, kawasan ini merupakan tempat pemberhentian kereta api, yang juga digunakan sebagaiĀ tempat jualan para pedagang pribumi. Karena dijadikan sebagai tempat jualan itulah kemudian terkenal dengan sebutan Pasar Slompretan. Kata slompretan diambil dari suara kereta api ketika akan berangkat yang mirip dengan tiupan terompet (slompret). Pasar Slompretan ini merupakan tempat para pedagang kecil yang menawarkan barang dagangan berupa kain batik yang ditaruh pada pundaknya sehingga tampak berkeleweran jika dilihat dari kejauhan. Dari barang dagangan (kain batik) yang berkeleweran inilah kemudian pasar ini terkenal dengan nama Pasar Klewer hingga sekarang.
Sentra grosir kain batik ini menyediakan berbagai macam motif dan jenis batik, di antaranya batik tulis motif Solo, batik cap (print), dan motif-motif batik lainnya. Ada juga berbagai jenis batik Surakarta, seperti batik asli Surakarta, batik antik kraton Surakarta, batik pantai kraton Surakarta, daster batik Surakarta, batik saerah Surakarta, batik putri Solo, batik "kelelawar" Surakarta, dan lain-lain. Selain itu, terdapat juga berbagai macam jenis batik Yogyakarta, Pekalongan, Banyumas, Madura, Betawi, dan berbagai jenis batik dari kota-kota lainnya. Di pasar ini juga menyediakan kain batik untuk baju, sprei, sarung bantal, dan segala aksesoris-aksesoris lain yang berbau batik.
Selain terkenal dengan pusatnya batik, pasar yang di dalamnya terdapat 2.064 unit kios ini juga menyediakan aneka macam barang-barang kebutuhan lainnya, di antaranya pakaian non batik, makanan, kerajinan, pernak-pernik, barang-barang elektronik, emas, peralatan dapur, dan masih banyak lagi. Selain itu, terdapat juga kerajinan-kerajinan khas masyarakat Solo yang berkualitas ekspor, di antaranya cermin kayu ukir, kaca ukir, dan berbagai macam suvenir yang berbahan dasar kaca.
Rekomendasi Hotel

Tugu Hotel, Malang
moreTugu Malang terletak di jantung Kota Malang tua, berhadapan dengan monumen perjuangan kemerdekaan In...

JW Marriott, Medan
moreHotel JW Marriott Medan adalah hotel jaringan Marriott pertama yang ada di Kota Medan. Hotel dengan ...

The Grand Swiss-Belhotel, Medan
moreGrand Swiss Bel-hotel dengan desainnya yang kontemporer ini juga memberikan nuansa dan setting moder...


