Moni
Desa Moni adalah desa yang sangat cantik menjadi gerbang wisatawan untuk menuju Kelimutu, desa Moni memiliki beberapa penginapan yang sederhana , pasar yang ramai dan unik, penduduk dari masyarakat Lio dan berbahasa Flores ende dan memiliki tenun ikat yang sangat indah.
Desa Moni memiliki rumah adat yang sangat unik dan sering diadakan acara kultural dan sering menjadi daya tarik turis manca negara, juga terdapat air terjun yang sangat nyaman untuk direnangi karena berbentuk kolam yang cukup besar di bawahnya. Desa Moni juga memiliki Hot spring tradisional dengan mandi terpisah antara pria dan wanita
Kamar-kamar penginapan sederhana juga tersedia di Moni lengkap dengan pilihan makanan Eropa dan China. Sayangnya menu lokal tidak tersedia. Harganya hanya 150-200 ribuan saja per malam. Meski sederhana, kamar-kamar ini bersih. Fasilitas mandinya pun modern.
Dahulu, ketika ke Kelimutu masih harus naik truk, para turis berangkat setengah empat pagi. Berangkat sangat pagi supaya bisa menyaksikan sunrise di atas Kelimutu.
Setelah puas menyapa matahari, kita bisa balik ke penginapan untuk menikmati kopi Flores yang hitam pekat dan menyantap sarapan.
Sekarang, ketika jalan sudah mulus dan Kijang bisa menjangkau bibir Kelimutu, kita tak perlu lagi datang pagi-pagi. Sebab dari Moni hanya butuh 45 menit. (Dengan truk waktu itu perlu kira-kira 1,5 jam.) Kita bisa naik kapan saja. Asal kabut tidak sedang mengunjungi ketiga danau di atas.
Rekomendasi Hotel

Crowne Plaza Jakarta adalah sebuah "global business hotel" yang sangat memahami dan mengerti kebutuh...

Termasuk salah satu hotel terbaru yang ada di Malang, mulai beroperasi tahun 2005. Tergolong sebaga...

Swiss-Belhotel Maleosan Manado Hotel terletak di pusat kawasan ecowisata dan distrik bisnis di Jalan...


