Gunung Tangkuban Perahu
Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung berapi yang terdapat di Jawa Barat. Gunung ini disebut Tangkuban Perahu karena bentuknya mirip dengan perahu yang terbalik. Gunung yang memiliki ketinggian kurang lebih 2.084 meter di atas permukaan laut ini mempunyai berbagai macam kawasan hutan, yaitu hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous.
Menurut sejarah, gunung ini pernah meletus pada tahun 1910 dengan kekuatan 2 Skala Richter. Akibat letusan itu terbentuklah banyak kawah yang sering mengeluarkan asap belerang ke dataran rendah yang berada di bawahnya.
Legenda Sangkuriang
Berbicara tentang Gunung Tangkuban Perahu tentu tidak lepas dengan kisah legenda mengenainya, yaitu Legenda Sangkuriang mengenai asal muasal gunung ini terjadi.
Jadi diceritakan zaman dahulu kala, tersebutlah sepasang suami istri yang saling mencintai. Mereka memiliki seorang putra yang dinamai Sangkuriang. Karena berbagai alasan, sang suami tidak dapat memperlihatkan wujud aslinya, jadi sang suami beralihrupa menjadi seekor anjing. Sangkuriang sangat mencintai anjing itu, yang diberi nama Tumang.
Suatu hari, Dayang Sumbi, ibu Sangkuriang, ingin memakan hati rusa. Ia meminta anaknya untuk berburu rusa. Sangkuriang berusaha keras namun rusa tak jua ia dapatkan. Takut mengecewakan hati ibunda, Sangkuriang membunuh Tumang, mengambil hatinya, kemudian mempersembahkan benda itu kepada Dayang Sumbi. Akhirnya Dayang Sumbi sadar bahwa yang dibunuh Sangkuriang adalah si Tumang, dan bukannya rusa. Murka, Dayang Sumbi memukul Sangkuriang hingga jatuh. Kening Sangkuriang terluka, darahnya bercucuran. Dayang Sumbi gelap mata, ia mengusir darah dagingnya untuk selama-lamanya.
Tahun berlalu dan Sangkuriang tumbuh menjadi pemuda yang gagah. Kemudian ia bertemu dengan Dayang Sumbi yang masih tetap tampak jelita dan belia. Mereka jatuh cinta. Sampai akhirnya Dayang Sumbi menemukan bekas luka di kening Sangkuriang. Yakin Sangkuriang adalah anaknya, Dayang Sumbi menolak lamaran pemuda rupawan itu. Karena Sangkuriang terus berkeras untuk menikahinya, Dayang Sumbi menetapkan sebuah syarat: Ia akan menikahi Sangkuriang apabila pemuda itu dapat menyelesaikan sebuah perahu raksasa dalam satu malam.
Di luar perkiraan Dayang Sumbi, Sangkuriang mampu melakukannya. Perahu itu hampir selesai saat Dayang Sumbi membangunkan para ayam jantan untuk berkokok sebelum waktunya. Kesal karena merasa dirinya gagal, Sangkuriang menendang perahu yang sedang dibuatnya. Perahu itu kemudian terbalik dan berubah menjadi gunung.
Daya Tarik
Gunung Tangkuban Perahu dengan puncaknya datar dan memanjang mirip dengan perahu yang terbalik, jarang terdapat pada gunung-gunung berapi pada umumnya. Selain bentuknya yang unik, gunung ini juga tampak asri karena di lereng gunung tersebut terhampar kebun teh yang sangat luas. Dari puncak gunung ini, pengunjung dapat menikmati indahnya pemandangan alam dan kesejukan udara sambil melihat suasana Kota Bandung dari ketinggian.
Gunung Tangkuban Perahu mempunyai sepuluh kawah yang letaknya berdekatan, yaitu Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah Baru, Kawah Lanang, Kawah Ecoma, Kawah Jurig, Kawah Siluman, Kawah Domas, Kawah Jarian, dan Pangguyangan Badak. Kawah-kawah itu mengeluarkan asap belerang yang menguap keluar dari sela-sela bebatuan yang berada di bagian bawah kawah itu.
Kawah Ratu, Kawah Upas, dan Kawah Domas, merupakan tiga kawah Gunung Tangkuban Perahu yang sering dikunjungi oleh wisatawan. Kawah Ratu bentuknya seperti mangkuk raksasa yang besar dan dalam. Jika cuaca cerah di kawah ini pengunjung dapat melihat dinding dan dasar cekungan kawah dengan jelas. Kawah Ratu merupakan kawah terbesar di gunung ini yang letaknya bersebelahan dengan Kawah Upas, kurang lebih berjarak sekitar 1.500 meter. Kemudian Kawah Upas bentuknya cukup dangkal dan datar pada bagian bawahnya, sehingga banyak ditumbuhi pepohonan liar di salah satu sisi dasar kawah itu. Sedangkan Kawah Domas bentuknya berupa cekungan yang mengeluarkan sumber air panas. Pada sumber air panas tersebut, para wisatawan dapat memanfaatkannya untuk membasuh badan, karena kandungan belerangnya dipercaya dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit kulit. Banyak juga wisatawan yang memanfaatkan sumber air panas itu untuk merebus telur ayam dengan cara memasukkan telur itu ke dalam genangan air panas selama kurang lebih 10 menit. Setelah sepuluh menit, telur tersebut akan matang dan sudah dapat dimakan.
Untuk menuju kawah-kawah itu, pengunjung dapat berjalan kaki melewati jalan setapak dengan jarak tempuh antarkawah yang tidak begitu jauh. Para pelancong juga dapat menyewa kuda tunggangan khusus untuk menuju lokasi Kawah Ratu.
Tour Keluarga

Hari 01 : Labuan Bajo - Rinca (L,D)Setibanya di Labuhan Bajo airport di Flores Barat anda akan disambut oleh Guide kami dan bersama-sama kita menuju p...

Hari 1: CITY TOUR - KRATON - TAMAN SARI - KOTAGEDE - BATIK - PARANGTRITIS (L,D)Anda kami jemput di Bandara / Stasiun untuk selanjutnya berkeliling men...

Day-01 : TRANSFER IN MANADO CITY TOUR (D) Peserta akan dijemput dan langsung menuju hotel. Sore hari kita akan tour mengunjungi Boulevard road, Klente...

Hari ke 01 : ARRIVAL – MANADO CITY TOUR (D) Setibanya di Bandara International Sam Ratulangi Manado, anda akan dijemput kemudian menuju Tomohon, ...
Tour Pasangan

Day 01 : Transfer in – Waruga – Tondano - Rurukan (D)Setibanya di airport Sam Ratulangi Manado, dijemput dan langsung menuju local restaura...

Day 1. Tiba di Surabaya - Transfer ke Desa Cemorolawang, Bromo (D)Setibanya di Surabaya airport, anda akan dijemput oleh guide kami untuk kemudian ber...

Day 1. Tiba di Jakarta - Transfer ke hotelSetibanya di Jakarta, anda akan dijemput dan disambut oleh guide kami untuk kemudian bersama-sama menuju hot...

Day 1. Tiba di Jakarta - Transfer ke hotelSetibanya di Jakarta, anda akan dijemput dan disambut oleh guide kami untuk kemudian bersama-sama menuju hot...
Rekomendasi Hotel

Menikmati Borobudur, alam, dan masyarakat di sekitarnya bisa dilakukan dengan cara berbeda. Amanjiwo...

Hotel elegan ini telah didesain secara istimewa pada sisi peninggalan budaya dari kota Yogyakarta, d...

Sebuah tempat bergaya resor di jantung kota Solo yang bersejarah. Berada di tengah-tengah bunga-bung...


